Diet Sehat untuk Penderita Diabetes Melitus

makanan sehat untuk penderita diabetes

Perkembangan jaman berpengaruh pada gaya hidup dan pola makan. Jumlah penderita penyakit diabetes melitus meningkat karena penyebabnya tidak hanya berasal dari faktor keturunan. Di samping itu, penyakit ini dapat memicu terjadinya berbagai penyakit lain seperti penyakit jantung dan komplikasi lainnya. Penderita diabetes melitus atau kencing manis harus minum obat dengan teratur dan mengatur pola makan secara tepat.

Bisanya, terjadi peningkatan kadar gula darah karena gangguan pada sistem metabolisme tubuh. Pola makan yang tidak tepat akan berakibat serius pada penderita diabetes melitus. Untuk itu, penderita dan keluarga perlu mengetahui makanan apa saja yang harus dihindari.

Pola hidup sehat menghindari penyakit diabetes melitus

Penderita penyakit diabetes melitus tidak disarankan untuk merokok, karena zat racun di dalam rokok menghambat penyerapan nutrisi makanan. Selain itu, mereka harus berolahraga secara teratur untuk menjaga stamina tubuh dan mengendalikan berat badan.

Asupan gula dalam makanan dan minuman juga harus dikurangi. Caranya, gunakan gula khusus untuk penderita diabetes. Selain itu, konsumsi buah-buahan, kurangi porsi makan nasi dan perbanyak minum air putih. Penelitian menemukan bahwa penderita obesitas beresiko lebih tinggi terkena diabetes melitus.

Aktivitas fisik akan membakar kalori dalam tubuh. Selain itu, olahraga dengan teratur akan menjaga peredaran darah, memperbaiki kinerja insulin, dan mendorong terjadinya pembakaran gula dalam darah agar diubah menjadi energi. Olahraga yang baik adalah bersepeda, jalan cepat, berenang dan jogging.

Penderita dianjurkan olah raga selama 30 menit perhari dan dilakukan sebanyak 3-4 kali dalam satu minggu. Olahraga teratur juga bermanfaat dalam meningkatkan fungsi paru, otot, jantung dan menunda proses penuaan.

Pentingnya pola makan sehat

Porsi makanan untuk penderita diabetes melitus harus ada takarannya yang menyesuaikan dengan kebutuhan tubuh serta jadwal makannya. Perbandingan komposisi makanan yang tepat adalah lemak 20-25%, protein 10-15% dan karbohidrat 60%.

Sumber karbohidrat kompleks dari jenis padi-padian (jagung, gandum, beras merah), sagu dan jenis umbi-umbian (singkong, kentang, ketela pohon) adalah sumber karbohidrat terbaik.

Penderita DM tidak akan mudah lapar karena proses penyerapan karbohidrat kompleks berlangsung lebih lama dalam tubuh.Konsumsi makanan kaya serat juga sangat dianjurkan.

Penderita penyakit diabetes melitusharus menghindari konsumsi karbohidrat sederhana seperti gula pasir, kue manis dan sirup,hindari juga makanan yang mengandung banyak lemak dan bahan pengawet.

 

cara Mencegah Ulkus Kaki Diabetes

alas kaki sepatu diabetes

Sebagian pasien diabetes mengembangkan kondisi yang disebut ulkus kaki diabetik. Kulit mengalami kerusakan, memiliki semacam borok di mana Anda dapat melihat jaringan di bawahnya. Ulkus terutama muncul di telapak kaki.

Ulkus dapat sembuh dengan perawatan. Namun, pada kasus terburuk di mana borok meluas dan tidak kunjung sembuh, amputasi mungkin harus dilakukan agar infeksi tidak mengancam jiwa. Pencegahan dan perawatan yang tepat dapat menghindari agar hal terburuk itu tidak terjadi.

Mengapa ulkus terjadi?

Ulkus kaki diabetik disebabkan oleh komplikasi diabetes pada saraf dan/ atau pembuluh darah:

  • Kerusakan saraf. Kerusakan saraf karena diabetes menyebabkan hilangnya sensasi di kaki. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati perifer. Saraf yang biasanya membawa sensasi rasa sakit ke otak dari kaki tidak berfungsi dengan baik. Penderita diabetes dapat mengalami luka karena menginjak sesuatu, mengenakan sepatu ketat, atau tersandung tanpa menyadarinya hingga berhari-hari atau minggu. Hilangnya sensasi juga menyebabkan berkurangnya mekanisme perlindungan terhadap kaki. Orang yang sehat akan menyadari bila terlalu banyak tekanan pada kaki dan secara otomatis menyesuaikan posisi. Tidak demikian bila saraf telah rusak. Akibatnya, selain menimbulkan luka, kaki dapat mengalami deformitas (perubahan bentuk), misalnya penebalan kulit di sebagian telapak atau tumit.
  • Penyakit pembuluh darah. Diabetes dapat menyebabkan penyempitan pembuluh arteri (oklusi arteri perifer) maupun pecahnya pembuluh darah kecil (mikroangiopati). Penyempitan atau kerusakan pembuluh darah ini mengurangi aliran darah ke kaki, sehingga menyebabkan borok pada jaringan yang mati karena kekurangan nutrisi. Sirkulasi darah yang buruk juga menyebabkan pertahanan tubuh terhadap infeksi bakteri terganggu. Luka menjadi sulit disembuhkan dan bahkan semakin meluas.
  • Tahapan Ulkus

Ulkus kaki diabetik dapat bervariasi dari semacam kawah merah dangkal yang hanya melibatkan permukaan kulit sampai sangat dalam dan luas sehingga melibatkan tendon, tulang dan struktur-struktur dalam lainnya. Pada tahap lanjut, ulkus dapat berkembang menjadi abses (kantong nanah), menyebarkan infeksi pada kulit dan lemak yang mendasari (selulitis), infeksi tulang (osteomielitis) atau gangren. Gangren adalah jaringan tubuh gelap dan mati yang disebabkan oleh aliran darah yang buruk.

Secara umum, ulkus kaki diabetik dapat dibagi menjadi tahapan-tahapan berikut:

Tahap 0: Tidak ada luka, namun ada deformitas kaki atau pembentukan kalus.

Tahap 1: Ulkus kecil yang dangkal

Tahap 2: Ulkus yang meluas ke tulang atau kapsul sendi

Tahap 3: Ulkus dengan infeksi, abses atau osteomielitis

Tahap 4: Jaringan di telapak kaki bagian depan atau tumit mati (gangren)

Tahap 5: Jaringan di daerah seluruh kaki mati

 

Pencegahan

Secara umum, semakin baik pengendalian diabetes Anda, semakin kecil kemungkinan Anda untuk mengembangkan komplikasi diabetes, termasuk ulkus kaki. Selain itu, pengelolaan hipertensi dan kolesterol darah serta faktor risiko lain akan mengurangi risiko komplikasi diabetes. Jika Anda merokok, Anda sangat disarankan untuk berhenti merokok. Merokok merusak sirkulasi dan mengurangi jumlah oksigen di dalam darah. Secara khusus, hal-hal berikut dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya ulkus:

  1. Periksa kaki Anda secara teratur setiap hari, terutama pada telapak kaki dan ruang antar jari. Minta kerabat Anda untuk membantu bila Anda memiliki masalah penglihatan sehingga tidak dapat memeriksa kaki sendiri. Perhatikan apakah ada kulit yang robek, memar, ruam, melepuh, atau kapalan. Segera konsultasikan dengan dokter bila Anda menemukan masalah di kaki yang tidak sembuh dalam beberapa hari.
  2. Cuci kaki Anda setiap hari dengan sabun yang lembut. Rendamlah kaki dengan suhu 37 ° sampai 38 ° C selama tiga sampai lima menit, lalu basuhlah dengan sabun yang lembut. Penderita diabetes dengan neuropati seringkali kurang sensitif terhadap suhu. Gunakan termometer untuk memastikan suhu air tidak terlalu tinggi.
  3. Potonglah kuku-kuku di jari kaki Anda dengan hati-hati. Mintalah bantuan kerabat jika Anda tidak mampu untuk memotong kuku Anda sendiri.
  4. Olesi kaki dengan krim pelembab agar tidak retak, terutama pada ruang di antara jari kaki.
  5. Gunakan alas kaki sepatu dan sandal JOP. Jangan berjalan tanpa alas kaki. Gunakan sandal atau sepatu yang tidak terlalu longgar atau sempit, dengan bantalan yang baik. Bila kaki Anda telah mengalami deformitas, gunakan sepatu yang telah disesuaikan dengan kaki Anda. Dokter dapat merekomendasikan sepatu yang dirancang khusus (sepatu ortopedi / diabetes ) sesuai dengan bentuk kaki Anda.
  6. Pilih kaus kaki dengan kandungan katun yang tinggi sehingga menyerap keringat dan tidak mudah mengiritasi.
  7. Jadwalkan kunjungan ke dokter. Pasien diabetes perlu diperiksa dokter setidaknya setahun sekali. Dokter akan memeriksa kaki Anda untuk melihat tanda-tanda awal gangguan saraf atau sirkulasi darah dan masalah kaki lainnya.

 

Perawatan Kaki Bagi Penderita Diabetes

sepatu diabetes

Salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien diabetes melitus adalah masalah kaki. Misalnya luka pada kaki yang tidak kunjung sembuh, infeksi bakteri atau jamur, dan yang paling parah adalah pembusukan jaringan sehingga perlu dilakukan amputasi. Masalah pada kaki penderita DM disebabkan oleh dua hal, yakni:

  1. Aliran darah yang buruk. Hal ini terjadi karena kerusakan pembuluh darah yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama. Aliran darah yang terganggu menyebabkan kaki tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sehingga kulit kaki menjadi lemah, mudah luka dan sukar sembuh jika terjadi luka.
  2. Kerusakan saraf. Hal ini juga terjadi karena kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama. Kerusakan saraf menyebabkan kepekaan seorang pasien DM terhadap rasa nyeri menjadi berkurang, sehingga pasien tidak sadar saat kakinya terluka.

Untuk mencegah terjadinya masalah kaki pada pasien DM, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengendalikan kadar gula darah seoptimal mungkin dan berhenti merokok. Selain itu, pasien DM juga harus membiasakan diri merawat kakinya. selain itu penderita diabetes juga dapat menggunakan sepatu atau pun sandal diabetes JOP yang di jamin nyaman dan Aman bagi kaki penderita diabetes.

Perawatan harian yang dapat dilakukan adalah mencuci kaki dengan sabun dan air hangat. Setelah itu, kaki harus dikeringkan dengan benar sampai ke sela-sela jari agar tidak terinfeksi jamur. Oleskan pelembab untuk mencegah kulit kering, tetapi jangan oleskan pelembab pada sela-sela jari. Jangan merendam kaki Anda, karena akan membuat kulit rusak, sehingga mudah terkena infeksi.

Saat mencuci atau mengoleskan pelembab pada kaki, perhatikan kaki Anda! Apakah terdapat bercak merah, kapalan, luka, kuku yang tumbuh menusuk jari kaki, kuku kuning dan rapuh, pembengkakan kaki, kulit kaki pecah pecah ataupun melepuh. Perhatikan juga warna kulit kaki yang menjadi biru atau hitam. Hal ini menandakan aliran darah yang buruk sehingga butuh penanganan segera. Jika sulit untuk melihat telapak kaki, gunakanlah cermin atau minta tolong kepada orang serumah.

Guntinglah kuku kaki Anda setiap bulan dengan arah lurus, kikir ujung-ujung kuku yang tajam dengan pengikir kuku dan jangan menggunting kutikula kuku Anda.

Pasian DM harus selalu menggunakan alas kaki yang nyaman dipakai, baik di dalam maupun di luar rumah. Alas kaki tidak boleh kebesaran maupun kekecilan karena dapat menyebabkan kaki lecet. Periksalah bagian dalam sepatu sebelum menggunakannya untuk memastikan tidak ada benda tajam yang dapat melukai kaki.

Untuk menjaga aliran darah ke kaki tetap baik, angkat kaki Anda saat duduk, lalu gerakkan jari-jari kaki dan pergelangan kaki ke atas dan ke bawah selama 5 menit sebanyak 2 -3 kali sehari. Jangan melipat kaki Anda dalam waktu lama!

Selain merawat kaki sendiri di rumah, pasien diabetes juga perlu memeriksakan kakinya ke dokter sambil memeriksakan kadar gula darahnya. Dokter akan memeriksa denyut nadi kaki Anda, sensibilitas, dan kelainan-kelainan yang mungkin terjadi pada kaki Anda.

untuk pemesanan sepatu atau pun sandal diabetes dapat klik di :

sepatudiabetes.wordpress.com

 

 

cara pengukuran sepatu ortopedi

cara pengukuran kaki palsu

berikut kami lampirkan blangko hasil pengukuran kaki, untuk pembuatan sepatu ortopedi atau pun dennis brown splint dan afo,

sepatu ortopedi, ortopedi, harga ortopedi, sepatu datar, sepatu khusus ortopedi, dr orthopedi, terapi kaki anak, sepatu ctev, orthopedi Jakarta, kelainan kaki, bentuk kaki bayi baru lahir, deteksi diabetes, diabetes kaki, diabetes pada anak-anak, gizi pada anak, gizi pada balita, kaki anak, kelainan bentuk kaki, kelainan kaki bayi,

jika ada yang kurang jelas silahkan menghubungi kontak kami

semoga bermanfaat

arc support

arc support

alat ini merupakan salah satu alat yang di gunakan untuk mengkoreksi bagian telapak kaki yang mengalami kelainan, maupun untuk mengkoreksi kelainan jalan pada anak – anak

arc support ini ada beberapa macam, berikut di antara nya :

  1. medial arc support : berfungsi untuk membentuk cekungan pada telapak kaki bagian dalam, sehingga bisa memperbaiki postur kaki.
  2. medial wedge : berfungsi untuk mengkoreksi kelainan jalan klien, yang mengalami kelainan jalan ke arah luar, arah keluar telapak kaki terlalu banyak
  3. lateral wedge : berfungsi untuk mengkoreksi klien yang mengalami kelainan jalan, yaitu pola jalan jalan yang arah telapak kaki nya masuk kedalam. kondisi ini pada anak di tandai dengan sering terjatuh karena tersandung kaki sendiri

sepatu diabetes

Sepatu Diabetes

Sepatu jenis ini, merupakan sepatu yang cocok untuk kaki orang yang mengalami sakit diabetes, sepatu ini menggunakan bahan yang lunak dan aman, sehingga tidak menyebabkan luka di kaki. Sepatu ini pembuatannya juga melalui tahap casting ( cetak kaki ) agar sepatu benar – benar pas dengan kondisi kaki klien, sepatu diabetes dapat di pakai oleh penderita diabetes meskipun ada luka di bagian telapak kaki.

Berikut ini beberapa kelebihan sepatu diabetes :

  1. Telapak sepatu sesuai dengan telapak kaki, sehingga penyebaran berat tubuh di terima telapak kami secara merata
  2. Alas kaki  ( insole ) menggunakan bahan yang kenyal, jadi aman untuk kaki
  3. Alas kaki bisa di modifikasi, sehingga meskipun telapak kaki terdapat luka masih bisa untuk memakai sepatu ini
  4. Bagian atas sepatu ukurannya di sesuai kan / di pas kan dengan ukuran kaki yang sebenar nya melalui proses casting. Sehingga bisa meminimal kan gesekan antara sepatu dan kaki yang dapat menyebabkan luka pada kaki penderita diabetes
  5. Model sepatu menarik, bisa menyesuaikan keinginan anda.

 

Di bawah ini beberapa contoh produk sepatu diabetes :

sepatu diabetes, sepatu ortopedi

sepatu ortopedi, sepatku diabetes

sepatu diabetes, diabetes shoes

contoh sepatu diabetes

jika anda menghendaki bentuk atau model sepatu yang lain, silahkan berikan contoh model sepatu nya, akan kami buatkan jenis sepatu diabetes dengan model seperti yang anda inginkan.

untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kontak kami

” semoga bermanfaat “